Halaman

Minggu, 06 Mei 2012

Pesta Makan di Negeri Kelaparan


aku melihat dari kejauhan orang-orang berdasi sedang mengunyah sesuatu di kegelapan ruangan kantor yang beraroma kapulaga.Dengan perut yang membusung, menggelambir buncit , mereka khidmat menyantap hidangan yang selalu mereka makan setelah duduk di kursi kekuasaan.
Mereka tak bersuara hanya sesekali berbisik-bisik antara satu dengan yang lainnya. Terkadang mulutnya tersenyum bahagia lalu mengambil lagi makanan yang mereka anggap paling nikmat se Indonesia. Tapi percakapan hangat baru dimulai pada saat mereka menyantap yang ke seratus kali. “mari kita berpesta” ujar si dasi merah dengan penuh ceria. “aku tambah lagi”, pekik  si dasi biru dengan penuh nafsu.  Namun tiba-tiba si dasi hijau berteriak penuh ketakutan.  “Cadangan makanan kita habis, bagaimana kawan-kawan!”. Serentak si dasi hitam sang pemimpin gerombolan berdasi  menjawab, “Tangkap lagi orang-orang yang buta dan tuli hukum itu, kita habisi mereka, kita santap dagingnya bersama-sama”. Mereka tak peduli sekurus apa orang yang buta dan tuli hukum itu yang penting mereka memiliki daging yang bisa dimakan untuk memenuhi hasrat kekuasaan mereka.
Rupanya bau bangkai dari daging si buta dan tuli hukum terendus oleh orang-orang bersenjata api.  Mereka dengan kasar menjebol pintu ruangan itu. Serontak orang-orang berdasi terkejut setengah mati. Mereka takut perut buncitnya tertembus peluru tajam orang-orang bersenjata api.  “Angkat tangan!” tegas seorang yang bersenjata. Orang-orang berdasi mengikuti pertintah dari-nya  karena ketakutan.  Tapi tiba-tiba bukannya menangkap orang-orang yang berdasi , mereka malah ikut menyantap daging si buta dan tuli hukum. Senjata api mereka seakan melunak ketika darah-darah dari daging si buta dan tuli hukum meluber di bibirnya dan menyumbat ketegasan dari hukum yang mereka bawa. Tanpa banyak bicara, mereka kemudian memayungi orang-orang yang berdasi dengan payung-payung hukum mereka.

 golongan si buta dan tuli hukum- 6 mei 2012
Rifki Irawan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar